Skip to main content

Lanjut Studi? part 2


Masih berkisah seputaran Lanjut Studi... 

Masih banyak harapan and dilema untuk sekolah lagi. alhamdulillah izin dari keluarga sudah ada. Masalah jauh dari keluarga pun bisa teratasi, karena pak suami udah ngijinin supaya keluarga dibopong ikut..kalau saya ambil sekolahnya di luar domisili (done).. nah , problem lainnya adalah biaya. Artinya, biaya keluarga y ikut juga musti dipikirin kan... Ok, cara mengatasinya adalah melalui beasiswa (belajar TOEFL or IELTS lagi ya.. ^^ ). Katakanlah, kedua hal tersebut bisa teratasi, y penting saya mau berusaha.. Nah, y beratnya lagi.. kalo di seputaran negara saya tercinta, berdasarkan pengalaman teman2 y sudah/ sedang S3... Urusan administrasi ternyata sangat ribet, plus attitude dan budaya y kurang positif juga semakin mempersulit... dan y luar biasa lagi, byk banget biaya y dibutuhkan u sidang (terbuka...tertutup). Kalo di overseas, gk ada tuh biaya besar u sidang..(pengalaman kawan juga).. seluruh sivitas akademik nya juga tidak pernah mempersulit... Pingin banget...banget kul nya di luar negeri.. Tapi ngingat bahasa inggrisnya, jadi down sendiri... hhh... Well, liat nanti deh. Y penting berusaha dulu... Manusia cuma bisa merencanakan, ALLAH yang menentukan .. ^^

Comments

Popular posts from this blog

Lanjut Studi?

Lagi jealous tingkat dewa nih... cemburu sama kawan-kawan yang lagi sibuk-sibuk ngurus berkas u studi lanjut ke jenjang S3..Aku? pingin banget... Tapi secara tanggung jawab, aku sadar banget...as a Mommy, ada tanggung jawab yang lebih besar u kedua anak-anak ku. Lagian..kalau memang harus lanjut sekolah, mana sanggup ninggalin keluarga...hehe..Biarlah, kalau ada rejeki..aku lanjut studi nya di sini saja, biar tidak jauh dari keluarga, suami dan anak-anak. toh insyaAllah..imbalannya lebih besar.. Jannah.. Semangat u teman-teman yang akan berjuang di program Dr/ Ph.D nya... ^^

Celoteh kami...(Duhai Jodoh)

Suatu hari aku dan teman2ku sedang asik ngumpul and berceloteh ria...ntah bagaimana tiba2 saja pembicaraan jadi menuju ke masalah "JODOH". Mungkin karena umur kami memang sudah saatnya untuk segera menemukan jodohnya and membina keluarga. Salah satu temanku bercerita bahwa saat ini ada seorang pria yang sedang memberikan perhatian untuknya, sepertinya seh perhatiannya itu special. Tapi temanku ini tidak mau terlalu berharap and GR. So, sebagai seorang wanita dia tidak mau terlalu membalas perhatian dari si pria tersebut. temanku yang lain juga ikut bercerita, katanya saat ini dia sedang naksir ma seseorang and pria tersebut juga cukup perhatian kepada dirinya. Tapi, again...tidak mau memberikan respon apapun terhadap sikap pria tersebut. Dia memilih untuk diam dan memendam perasaan itu sendiri. Dengan alasan takut kecewa dan takut nantinya pria tersebut sikapnya akan berubah n tidak mau lagi berkomunikasi

Teguran Saat B'silahturahmi

Masih dalam suasana lebaran, aktifitas Q sehari-hari selain menyiapkan hidangan untuk para tamu adalah, ikut bertamu alias bersilaturahmi ke rumah saudara and teman-teman. Sejak 2 hari kemarin, aQ mulai bersilaturahmi ke rumah teman-temanQ.. Okay, hari pertama bertamu and ngobrol dengan teman-teman.. 'No Problem', tidak ada masalah! Artinya obrolan kami masih seputar pekerjaan, planning ke depan, sharing2 info..yah semacam itulah. Tapi kemarin... Oh No!! It disaster (_ _!) Kemarin aQ pergi bersilaturahmi dari jam 10 pagi hingga menjelang ashar.. Aq pergi bertamu dengan seseorang yang sangat dekat denganQ. Awalnya kami ingin bersilaturahmi ke rumah saudara, tapi ternyata mereka pada tidak di rumah. Maka lanjutlah perjalanan kami menuju rumah teman-temanQ. Di sana aQ mulai bercerita dan bercanda gurau dengan teman-teman hingga lupa diri. Awalnya aQ masih gk sadar, and tenang-tenang saja.  Malamnya, setelah shalat Isya... "Dia" nelpon aQ. Dan aQ langsung dapat te...