Skip to main content

Menjelang Hari Itu.....


16 Maret 2013
Dua minggu menjelang kelahiran si baby...

8 pm: 
Seorang teman my sister yang sudah lahiran...tiba2 nanya.. Apa aq udah pernah foto2 dengan perut 'ndut'?? Hmmm..gk pernah terpikir seh.. Trus beliau ngingatin, supaya aq segera foto2, karena nanti aq pasti bakal kangen banget dengan perut 'ndut'qu n masa2 hamil si baby..

17 Maret 2013
1.30 pm
lunch together di tempat makan favorit kami...

3pm
aQ n husband pergi ke taman kota..Walaupun cuaca lumayan panas, tapi kami menyempatkan diri mengambil 4-5 foto. Nah,sambil mcari background y bagus..otomatis aq jadi jalan2 di taman kota tersebut...

3.40 pm
kami menyempatkan diri untuk sedikit berbelanja memenuhi kebutuhan u persalinan...


18 Maret 2013
2 am
Tiba2 perut mulai berkontraksi... tapi masih gk sadar itu pertanda apa.. So, tidur lagi..

2.30 am
kontraksi makin terasa..and waktunya jadi semakin sering. Sekitar tiap 15 menit (baru sadar n mulai panik)..

3 am
Range kontraksi makin cepat..suami mulai panik, and segera melapor k ortu...

6 am
Siap shalat subuh..kami segera ke puskesmas..

7-10 am
Perjuangan berlanjut...husband gk pernah jauh dari aq. MenemaniQ dengan sabar dan ditemani bacaan dzikirNya. Genggaman tangannya tidak pernah lepas dari tanganQ...

10.35 am
Alhamdulillah...akhirnya si baby lahir..normal, BB 2.4kg..PB 41 cm.. Sehat, and tangisannya membahana di ruangan.. Syukur tak henti terucap di bibir kami berdua.. Segera setelah si baby dibersihkan, azanpun dikumandangkan oleh my husband di telingan si baby.. Tak terbendung, aQ jadi ikutan nangis (airmata penuh syukur)

Alhamdulillah..kini aQ sah menjadi Ummi, dan husband sekarang jadi Ayah.. Tanggung jawab ini akan kami pikul dengan sebaik2nya.. agar anak kami menjadi anak y sholeh. AMIN ^-^

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

KaPerLek...

Have U ever hear about KaPerLek? Do U know what its mean? I got this this word from my mother. KaPerlek its mean "Kapan Perlu Lekas". Hahaha...Funny ha? ^o^ Let me explain about this word... (pake bahasa Indonesia ja ya..hehe).
Biasanya, istilah KaPerLek ini digunakan and ditujukan bagi orang2 yang menjalin relationship hanya berdasarkan kebutuhan dirinya saja. Baik dalam persahabatan or pacaran. Pada saat dia membutuhkan, maka si sohib or doi musti segera hadir and membantu dia. Makanya dibilang 'Kapan Perlu, Lekas!!'.. So, relationship seperti ini berarti gk tulus dunk... Orang seperti ini hanya menjalin persahabatan/relationship untuk kepentingan dirinya sendiri. Yah..bisa dibilang misalnya tipe relationshipnya orang2 matre... Dia berteman karena faktor harta sohibnya, or dia pacaran karena si doi tajir and banyak duit. Contoh lain..persahabatan yang hanya didasari untuk membantunya menyelesaikan tugas/PR..or nyontek waktu midterm. Kalo gk dibantu, ntar bilangnya …

Bedanya Orang Berilmu....

#ILMU.... aQ rasa semua orang sadar betul kalo ilmu itu sangat penting. Baik ilmu agama, science, sosial, maupun hukum. Artinya, ilmu Agama dan dunia itu harus seimbang untuk meraih kebahagiaan dunia-akhirat. Tapi sebenarnya apa seh yang membedakan orang berilmu dan yang tidak berilmu?
Menurut sudut pandangku..and berdasarkan pengalaman pribadi, orang yang dikatakan berilmu memiliki beberapa ciri. Diantaranya....
1. Orang berilmu adalah orang yang mampu membagikan ilmunya kepada orang banyak. Sehingga ilmu tersebut bermanfaat bagi orang lain.
Nah, untuk point yang ini...sayangnya masih banyak orang-orang yang punya gelar tinggi (master, P.hD or profesor bahkan Ustd, Ustd, Kiai n H/Hj) masih belum mampu membagikan ilmunya kepada orang lain. Or bisa dibilang mereka pintar untuk dirinya sendiri. Ada beberapa contoh yang bisa aku berikan..dan ini semua berdasarkan pengalaman ku sendiri.

Broken Heart.....

Broken heart alias patah hati.... ini bukan tulisan or cuhat anak ABG yang baru patah hati dengan cowoknya...or patah hati krn cowok y ditaksir gk ngerespon balik perasaaannya..... ini corat-coret tentang broken heart yang lebih elegant..hehe Broken heart bisa dimaknai dalam berbagai hal...salah satunya seperti yang baru saya alami... broken heart karena usaha yang saya lakukan untuk sertifikasi dosen hampir saja gagal total karena reserver yang gk jelas. Terhitung sejak tanggal 30 Juni 2015 yang lalu, saya sudah sangat mati2an ngurusin semua berkas n syarat untuk serifikasi dosen ini.  Mulai dari pemberitahuan yang kepepet bahwa nama saya lolos untuk Gelombang I Sertifikasi Dosen 2015... and harus pontang-panting untuk daftar test TKDA dan TKBI. Untung bisa slesai dalam satu hari, dan masih bisa ikut test terakhir pada tanggal 02 Juli 2015 di Universitas Syiah Kuala. Gk sempat belajar..tapi Alhammdulillah nilainya "aman" ^^. Trus bolak-balik ke Kopertis 13 untuk mengambil p…